Mahasisiwi salah satu PTS di Palembang melapor ke SPKT Polresta Palembang. Novi mengaku menjadi korban penodongan yang mengakibatkan paha kirinya mengalami luka tusuk karena pisau.
Berdasarkan keterangan laporan Novi dengan nomor LP/B-480/II/SUMSEL/RESTA, peristiwa penodongan terjadi di kawasan Jl Ahmad Yani depan kampus Universitas Bidadarma, Jumat (17/2/2012) pukul 17.00 WIB.
Novi ditodong pelaku yang menggunakan pisau. Saat itu korban yang baru turun dari mobil angkutan umum diikuti pelaku yang juga turun dari mobil yang sama. Tiba-tiba pelaku menempelkan pisau ke pinggang korban dan mengambil cincin emas korban.
Kemudian pelaku menempelkan pisau ke paha kiri korban dan memaksa meminta tas korban. Permintaan pelaku ditolak korban dan pelaku langsung menusukkan pisaunya ke paha kiri korban.
Korban pun mengalami luka tusuk pada paha kiri karena menahan pisau pelaku. Pelaku berhasil mengambil cincin emas korban seharga Rp 2,7 juta.
Sumber : http://www.republika.co.id/
Kita dapat melihat kasus diatas, bahwa himpitan kondisi keuangan sungguh sangat merisaukan, ditimpa dengan sulitnya kondisi ekonomi yang menyebabkan banyak orang yang melakukan tindakan kejahatan.
penyelesaian kasus :
Penyelesaian dari kasus ini sendiri adalah pemerintah dan masyarakat harus berusaha keras untuk menciptakan lapangan kerja. Selain itu, kualitas dan pemerataan pendidikan harus ditingkatkan untuk meningkatkan keterampilan dan keahlian warga. Sementara itu, aparat keamanan, terutama polisi harus mampu memberantas tindak kejahatan. Masyarakat diharapkan membantu polisi.
NAMA : IKA WIJIASTUTI
NPM : 23210409
KELAS : 2EB18
Tidak ada komentar:
Posting Komentar